Novel 3 (Lanjutan)
RASA YANG MASIH TERSIMPAN Hufffttt.... cape banget rasanya bersihin kelas sendirian. Ya meskipun sudah ada yang piket, tetap saja yang piket tidak bersih. Jadi saja aku harus membersihkannya kembali. Batinku sambil menyapu yang hampir menuju pintu kelas. Sruk... tiba tiba ada sampah yang jatuh dari atas, tepatnya dari kelas atas. Aku melihat ke atas agar mengetahui siapa yang membuang sampah ke bawah sini. Setelah ditelusuri, aku tidak melihat siapapun. Lalu aku melanjutkan menyapu. Klik.. aku mengunci pintu kelas dan berjalan menuju ruang OSIS. Sebelum sampai di ruang OSIS, aku melihat seseorang atau 3 orang yang hendak menuruni anak tangga di sebelah ruang OSIS. Dan seketika aku teringat pada kejadian tadi, sampah yang turun dari kelas atas. Mungkin dia yang membuangnya? Lagi-lagi batinku berbicara. Haa? Dia? . Ternyata yang turun dari anak tangga tersebut salat satu orang diantara mereka adalah orang yang dulu memiliki rasa kepadaku. Aku tidak mempedulikannya. Aku m...